Susun menunya berdasarkan siapa yang makan, bukan berdasarkan menu kesukaan satu orang. Ambil satu lauk aman yang tidak pedas untuk anak anak dan orang tua, satu lauk berbumbu kuat untuk yang dewasa, satu kuah, dan sambal yang dipisah.
Bagi tamunya dulu, baru pilih menunya
Kumpul keluarga hampir selalu punya tiga kelompok pemakan di meja yang sama: anak anak, orang dewasa yang cari rasa kuat, dan orang tua yang perlu yang lembut dan tidak pedas.
Kalau menu dipilih dari selera satu orang saja, salah satu kelompok itu pasti tidak kebagian. Menyusun berdasarkan kelompoknya lebih cepat dan hasilnya lebih jarang bersisa.
Susunan yang biasanya aman
Kombinasi ini bukan aturan, tapi cukup sering dipakai sehingga layak dijadikan titik awal. Semuanya tersedia dari menu harian warung.
- Satu lauk manis gurih yang tidak pedas, seperti ayam bacem, sebagai jaring pengaman untuk anak dan orang tua.
- Satu lauk beraroma kuat, seperti ayam goreng laos, buat yang mencari rasa lebih tegas.
- Satu menu berkuah, misalnya soto atau sup bening, supaya meja tidak kering semua.
- Sambal diletakkan terpisah di mangkuk, jangan dicampur ke lauk, supaya semua orang bisa mengatur sendiri.
- Lalapan segar dalam jumlah cukup, karena ini yang paling sering kurang saat orang menghitung porsi.
Kalau tamunya lebih banyak dari biasanya
Untuk kumpul yang lebih besar, memesan satuan per orang jadi merepotkan dan susah dihitung. Paket porsi banyak lebih masuk akal, ditaruh di tengah lalu diambil sendiri sendiri.
Kalau acaranya lebih formal atau tamunya duduk berjauhan, kebalikannya yang benar. Bentuk box per orang lebih rapi karena tidak ada yang harus berdiri mengambil makan.
Urutan menyiapkannya
Kesalahan paling umum di acara keluarga bukan salah memilih menu, melainkan salah mengatur waktunya. Lauk goreng dipesan terlalu pagi lalu didiamkan sampai jam makan, dan waktu disajikan sudah tidak dalam kondisi terbaiknya.
Hitung mundur dari jam makan, bukan dari jam acara dimulai. Tentukan jam tamu benar benar duduk untuk makan, kurangi waktu perjalanan dari warung ke rumah, lalu dari situ baru tentukan jam pengambilan. Selisih setengah jam biasanya sudah cukup.
Hal kecil yang sering terlupa
Dua hal ini kecil tapi paling sering jadi masalah di meja: nasi yang kurang, dan tidak ada satupun pilihan tanpa sambal. Sebutkan keduanya waktu memesan.
Kalau ada anggota keluarga yang tidak makan ayam, warung juga punya menu ikan, bebek, dan lauk selain ayam, jadi tidak perlu memesan dari tempat lain hanya untuk satu orang.
Pertanyaan singkat
Berapa banyak lauk yang perlu diambil?
Untuk kumpul keluarga biasa, dua jenis lauk utama plus satu menu berkuah sudah cukup memberi pilihan tanpa berlebihan. Tambah jenis ketiga kalau ada anggota keluarga yang tidak makan ayam.
Sambalnya bisa dipisah?
Bisa, dan untuk acara keluarga sebaiknya memang dipisah. Semua masakan dibuat dadakan, jadi permintaan seperti sambal dipisah atau tanpa sambal tinggal ditulis di pesan WhatsApp.
Lebih baik box per orang atau porsi besar di tengah?
Kalau semua duduk mengelilingi satu meja, porsi besar di tengah lebih hidup dan lebih hemat repot. Kalau tamunya menyebar atau ada yang membawa pulang, box per orang lebih rapi.